Kamis, 2008 Agustus 21

going to the dentist with friends


Halo bloggers...apakabar?
Bagaimana dengan kabar si kecil? Sudahkah membawa mereka ke klinik gigi?

Bila belum, mungkin dapat mencoba membawa anak ke dokter gigi bersama-sama dengan teman-teman sebayanya, seperti yang dilakukan anak-anak dari Tutor Time berikut ini...

Masih dalam rangkaian kegiatan Dental Health Program, Kidz Dental Care, bekerja sama dengan TutorTime PreSchool, mengadakan program "going to the dentist with friends"




Nah, tgl 21,22 Agustus 2008 kemarin, murid-murid dari Tutor Time pergi mengunjungi Kidz Dental Care untuk mengenal klinik gigi & melakukan pemeriksaan gigi
.
Wah
serunyaaa... anak-anak yg lucu-lucu terlihat sangat antusias mengunjungi klinik gigi... apalagi
sebelum masuk ke ruang periksa gigi, mereka bisa bermain dulu di ruang tunggu . Asiiikk bisa main dulu....
Masuk
ke ruang periksa gigi, anak diajak mengenal benda apa saja yg akan mereka jumpai di dalam klinik gigi.


Ada
dental chair atau magic chair yaitu kursi gigi yg bisa naik & turun

Ada
dental lamp atau sun untuk melihat gigi-gigi mereka yg kecil

Anak-anak terlihat sangat senang.... ada yg begitu masuk langsung mau duduk di atas dental chair, tp ada juga yg nangis & berpegangan dengan guru... Yah namanya juga anak-anak.... yg pasti mereka semua lucu-lucu dan pintar-pintar!


Setelah
mengenal apa-apa saja yg akan mereka jumpai di dalam klinik gigi, mereka belajar
menggosok gigi....
Ketika ditanya "Who brush the teeth everyday?"

Anak-anak kompak tunjuk jari "me... me...." wah pintarnyaa....


"How many times you brush your teeh in a day?"

Jawab anak-anak beragam, ada yg "one time...!", "two times...!"
bahkan ada juga yg "many times...!" hahaha.... ada-ada saja pola tingkah anak... yg pasti mengundang tawa dan gemas...

Anak-anak juga belajar cara menyikat gigi pada the big teeth...
"Brush the teeth up and down, up and down.... and then open your mouth and brush the inside from back to front, back to front"
anak-anak sambil asyik menyikatkan gigi pada the big teeth

Selesai belajar menyikat gigi, anak-anak satu persatu bergantian duduk di kursi gigi untuk diperiksa. Semangat sekali anak-anak berebut ingin duduk di kursi gigi, semua dapat giliran kok...! Berikut ekspresi sebagian anak-anak saat duduk di kursi gigi :



anak-anak excited mendengarkan penjelasan dari dokter gigi mengenai dental "magic" chair...







wah hebat yaa... biarpun masih kecil sudah berani loh duduk di kursi gigi dan diperiksa giginya....














"this is mouth mirror, this is a small mirror to help dentist to see your little teeth... now i will check your teeh with this mirror, please open wide your mouth like a tiger... aaaa....."

Nah demikian sekilas cerita kunjungan anak-anak ke klinik gigi. Bagaimana dengan buah hati bloggers? Sudahkah membawa mereka ke dokter gigi? Mungkin dengan pergi bersama teman-teman sebaya/ kakak/ adik/ saudara yang sebaya bisa membuat kegiatan pergi ke dokter gigi jadi kegiatan yang menyenangkan bagi si kecil.... selamat mencoba....






Rabu, 2008 Juni 11

dentist goes to school....

Halo bloggers... bagaimana dengan kabar anda dan si kecil?
Semoga si kecil selalu sehat, & tumbuh kembang dengan sempurna

Lalu bagaimana dengan kebiasaan menyikat giginya di rumah?
Dan bagaimana pula dengan sikapnya saat berkunjung ke dokter gigi?


Nah, dalam rangka mengakrabkan anak-anak dengan dunia kedokteran gigi, Kidz Dental Care bekerja sama dengan beberapa sekolah di sekitar Puri Indah, Jakarta Barat mengadakan program kesehatan gigi atau Dental Health Program.
Sekolah-sekolah tersebut diantaranya :

  1. Raindrops Montessori Preschool(Taman Permata Buana)
  2. TKK dan SD Makarios (Puri Kembangan) dan
  3. Tutor Time Preschool (Puri Kencana)

Kegiatan Dental Health Program (DHP) mencakup :
edukasi untuk orangtua mengenai kesehatan gigi anak, edukasi untuk anak-anak tentang kesehatan gigi, dan pemeriksaan gigi anak.

Edukasi untuk orangtua diberikan melalui surat dan leaflet mengenai info merawat gigi dan mulut anak, tips dan trik untuk merawat gigi anak, sekaligus surat pemberitahuan dan ijin orangtua untuk dilakukan pemeriksaan gigi pada buah hati mereka.

Setelah orangtua mengetahui kegiatan apa yang akan dilakukan anak, tim dokter gigi dari Kidz Dental Care datang ke sekolah untuk memberikan edukasi dan juga pemeriksaan gigi. wah serunyaaa.... lihat nih antusias anak-anak waktu diajarkan cara menyikat gigi.... brush brush brush.... anak gak sabar pengen nyoba sikat gigi

Anak-anak belajar menyadari keberadaan gigi mereka, dan pentingnya gigi mereka yaitu supaya cantik/ ganteng ketika tertawa, untuk makan, dan untuk bicara melalui gambar-gambar yang lucu...

Setelah mendengarkan informasi tengtang gigi, kemudian dokter gigi memeriksa gigi-gigi mereka...
Macam-macam reaksi anak, kebanyakan sih sangat antusias dan berani, tapi ada juga yang takut dan menangis... terutama anak-anak yang masih sangat muda usia 2 tahun, mungkin karena merasa asing dengan sosok dokter gigi, sosok yang jarang mereka temui sebelumnya, namanya juga anak-anak....

Dan bila anak tidak mau atau menangis, dokter tidak memaksa mereka, kebanyakan gigi-gigi mereka bagus2... hanya beberapa yang memiliki lubang... wah pintar2 yah anak-anak ini, pasti rajin deh sikat giginya...

Hasil pemeriksaan anak-anak ini kemudian diberikan kepada orangtua berupa
dental report mengenai keadaan gigi si buah hati... apa ada yang lubang dan anjuran perawatan yang harus dilakukan... sehingga bila ada lubang yg masih kecil bisa segera dirawat sebelum sakit...

Ayo bloggers, coba cek gigi anak anda sendiri di rumah... dan jangan lupa mengajak anak menyikat gigi bersama dan pergi ke dokter gigi...



Minggu, 2008 Mei 11

Tambalan warna warni

Sore itu Kezia yang masih duduk di TKK diantar ibu
dan kakaknya pergi ke klinik gigi khusus anak untuk
menambal giginya. Kezia memakai kaus bergambar barbie dengan dominasi pink, dipadu dengan celana panjang yang juga warna pink.
Ini merupakan kunjungan keduanya ke dokter gigi, setelah minggu sebelumnya giginya yang berlubang cukup besar harus dilakukan perawatan saraf, hari ini gigi Kezia direncanakan untuk ditambal permanen.
Melihat baju Kezia dengan dominasi pink, tante dokter langsung menawarkan
"Kezia gignya mau gak tante tambal pakai warna pink? warna pink, warna kesukaan kezia kan?" Kezia langsung mengangguk dengan semangat...

Diatas adalah penggalan cerita anak yang ditambal giginya dengan tambalan warna warni, yang rupanya cukup memotivasi anak sehingga mau giginya ditambal.

Gigi anda pernah ditambal dengan menggunakan sinar biru? Orang sering menyebutnya dengan tambalan laser...
Ya, tambalan ini hampir sama dengan tambalan sinar yg sering digunakan olehi dokter gigi untuk menambal gigi orang dewasa, yaitu resin komposit. Bedanya bahan ini merupakan gabungan dari resin komposit dan glass ionomer cement yang memiliki kelebihan mengeluarkan fluor, sehingga disebut sebagai
"compomer" . Sehingga sangat cocok untuk menambal gigi anak, karena selain warnanya yg bagus juga dapat mencegah gigi berlubang...

Compomer ini pula yang digunakan untuk menambal gigi si kecil yang hitam (lihat posting sebelumnya "gigi putih dalam sekejap") hanya saja berbeda warnanya, lebih funky dan menarik buat anak sehingga membuat si kecil semangat untuk menambal giginya.

Untuk warnanya tersedia dalam 7 warna yang centil & menarik, yang ditambah dengan gliter-gliter nan cantik....

Prosedur penambalan gigi dengan bahan ini sama saja dengan penambalan lainnya:

Pertama-tama gigi dibersihkan dari jaringan yang tidak sehat
Kemudian diaplikasikan bahan khusus agar bahan tambal dapat menempel dengan gigi, lalu disinar.
Aplikasikan bahan tambal pada gigi lalu disinar...
Jadi deh tambalan warna-warni nan cantik...!!
Wah gigi si kecil berwarna-warni seperti permen...!

Segera tanyakan dan konsultasikan dengan dokter gigi keluarga anda atau kepada kami untuk informasi lebih lanjut. Lalu ajak si kecil ke dokter gigi "Adik, kita ke dokter gigi yuk... kita tambal gigi adik dengan warna biru kesukaan adik... pasti keren deh..."
Mungkin hal ini dapat memotivasi si kecil untuk mau ke dokter gigi dan menambal giginya.



Senin, 2008 April 07

gigi putih dalam sekejap....!!!


hallo bloggers... anda terganggu dengan gigi si kecil yang hitam-hitam seperti ini?

jangan kuatir...
klinik kami dapat mengatasinya dengan perawatan
"compomer crown
"





pertama-tama jaringan karies yang kehitam-hitaman
akan dibersihkan dahulu...



kemudian gigi dicocokan dengan crown / mahkota dari bahan plastik untuk menyesuaikan ukuran yang sesuai

gigi diaplikasikan dengan bahan khusus sebagai perekat antara gigi dengan bahan tambal


bahan tambal dimasukkan ke dalam mahkota plastik

mahkota plastik yang sudah berisi tambalan membungkus gigi anak, lalu disinar dengan sinar khusus agar bahan tambal mengeras.

sim salabim... gigi si kecil dalam sekejap jadi putih...!!!

sekarang si kecil dapat tersenyum lebar tanpa malu2 karena giginya hitam... =D















Jumat, 2008 Maret 21

kapan sebaiknya anak pake behel?

Sering saya mendapat pertanyaan dari orangtua pasien "Umur berapa sih anak boleh pakai begel?"
"Kalau masih ada gigi susunya apa boleh pakai begel?"


Perlu kita samakan persepsi terlebih dahulu... apa sih yang dimaksud orangtua
dengan istilah "pakai begel" itu?
Istilah begel dengan warnanya yang colorful itu dalam kedokteran gigi disebut juga dengan perawatan ortodontik cekat atau Fixed Orthodontic ... seperti
gambar berikut ini...

Apa gunanya begel?
Gunanya adalah untuk merapihkan gigi yang posisinya tidak teratur.

Dalam kedokteran gigi terdapat 2 jenis perawatan ortodontik yaitu dengan alat lepasan (removable appliance) dan alat cekat (Fixed appliance)


Apa beda antara alat lepasan dan cekat?
Bedanya tentunya alat lepasan dapat dilepas dan dipasang sendiri oleh pasien, sedangkan alat cekat, akan selalu menempel pada gigi.

Selain itu berbeda pula hasil maupun tujuan pemakaian alat tersebut.
Alat lepasan hanya memberikan hasil pergerakan gigi yang terbatas, oleh sebab itu seringkali diberikan untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.
Sedangkan alat cekat memberikan pergerakan gigi yang lebih banyak daripada alat lepasan, yaitu ke 3 bidang, sehingga dapat digunakan baik pada anak maupun orang dewasa.

Lalu kapan anak-anak mulai boleh memakai alat cekat?
Timing yang tepat untuk penggunaan alat ortodontik cekat bagi anak berbeda-beda tiap anak.
Hal ini tergantung dari :


1. Keparahan kelainan oklusi gigi (maloklusi) anak
Terdapat beberapa kelainan oklusi gigi anak yang harus segera dikoreksi untuk mencegah keparahannya seiring anak makin beranjak dewasa. Misalnya : gigi seri rahang awah berada di depan gigi seri rahang atas, gigi tonggos, gigi berjejal (crowding) parah. Kelainan-kelainan tersebut perlu segera dikoreksi untuk mencegah keparahan lebih lanjut ketika anak dewasa, yang tentunya akan semakin kompleks dan membutuhkan biaya yang lebih besar.

2. Tahap pertumbuhan gigi tetap anak
Mulai usia 7 tahun biasanya anak sudah memiliki beberapa gigi tetap. Bila gigi-gigi tersebut sudah cukup untuk dilakukan pemasangan alat ortodontik cekat maka perawatan tersebut dapat dipertimbangkan

3. Pengaruh kelainan gigi tersebut terhadap interaksi sosial anak
Keadaan gigi yang parah seperti gigi yang tonggos seringkali mempengaruhi penampilan anak sehingga anak menjadi bahan olok-olok di sekolah. Bila hal ini terjadi perwatan ortodontik dapat dipertimbangka

4. Kooperatif anak
Pemasangan alat ortodontik cekat membutuhkan ketelitian yang akurat.
Anak harus dapat duduk diam & tenang selama pemasangan. Hal ini mustahil dilakukan pada anak masih takut ke dokter gigi ataupun yang memberontak dengan sikap tidak terkendali

5. Kebersihan mulut anak
Pemasangan alat ortodontik cekat menyebabkan semakin mudahnya sisa-sisa makanan terjebak diantara gigi geligi dan semakin rentan pula mengalami gigi berlubang (karies). Oleh sebab itu anak harus mampu melakukan pembersihan gigi dengan baik.

Demikian pertimbangan-pertimbangan dalam pemakaian alat ortodontik cekat pada anak, semoga dapat menjadi tambahan informasi dan bahan pertimbangan bagi anda. Bila masih ada yang kurang jelas dapat berkonsultasi dengan dokter gigi anda, atau memberi komentar pada blog ini.



gigi anak gigis...kenapa ya??

sering kita melihat gigi anak-anak bagian atas yang hitam dan sudah keropos...??
orang-orang sering menyebutnya "gigis" apa sebenarnya yang terjadi? dan apa penyebabnya?

ya... gigi anak yang hitam atau gigis itu disebabkan karena karies gigi, atau yang sering disebut gigi berlubang.
apa sih penyebabnya?

Tentu kita mengetahui bahwa di dalam mulut kita terdapat kelenjar ludah yang menghasilkan ludah atau saliva.
Saliva ini sangat berguna bagi mulut kita, karena selain berfungsi sebagai lubrikasi juga mengandung banyak sekali komponen2 dan mineral2 yang berguna memproteksi gigi dan mulut kita.
Lapisan tipis dari saliva yang disebut pelikel selalu menempel dan melapisi gigi, bahkan beberapa saat setelah kita menyikat gigi pelikel sudah kembali melapisi gigi.
Nah pelikel ini juga merupakan tempat hidup bakteri, semakin lama semakin tebal pula lapisan pelikel yang menyelimuti gigi (itulah sebabnya mengapa kita merasa gigi dan mulut kita lengket bila lama tidak menyikat gigi) , dan semakin banyak pula bakteri yang hidup dalam pelikel.

Bakteri-bakteri tersebut melakukan metabolisme untuk mempertahankan hidupnya.
Dan hasil dari proses metabolisme adalah asam, yang dapat melarutkan mineral email gigi (demineralisasi email). Apalagi setelah makan makanan mani yang mengandung glukosa... wah makin senang bakteri2 itu karena dapat makanan & energi untuk berkembang biak

Bila hal ini dibiarkan (tidak dilakukan pembersihan, tidak bantuan fluor untuk mineralisasi email) maka terbentuklah suatu lubang atau kavitas gigi, atau gigi berlubang...
Jika terdapat bantuan fluor, maka email berusaha untuk mengimbangi proses pelarutan email tersebut dengan remineralisasi, dan menyebabkan gigi berwarna hitam...
nah demikianlah ceritanya bisa terjadi gigi berlubang...& berwarna hitam

Oleh sebab itu supaya gigi anak tetap sehat dan bebas karies, kita harus melakukan pembersihan secara teratur.... Bahkan sebelum gigi anak tumbuh
Misalnya sesudah anak minum susu/ ASI, bersihkan rongga mulut anak dengan kain kassa yang dililitkan pada ibu jari kita, celupkan dengan air garam hangat (air garam juga berfungsi sebagai antiseptik).
Bersihkan daerah gusi tempat gigi nantinya tumbuh, dan lidah.
Hal ini penting untuk membiasakan anak melakukan pembersihan gigi sejak dini.
Begitu pula ketika gigi anak sudah mulai tumbuh....
Setiap pagi dan sebelum tidur lakukan pembersihan pada gigi-gigi mungilnya supaya tetap sehat dan kinclong sampai berganti dengan gigi tetapnya....
Jadi ga ada lagi tuh gigi gigis...
selamat mencoba...!!

Sabtu, 2008 Januari 19

milk teeth means alot....


halo... selamat datang di kidz dental care....
sebuah blog yang akan memberikan segala informasi untuk kesehatan gigi anak anda....
Semoga bisa bermanfaat dan memberkati anda yang membacanya.....

Sekilas tentang kesehatan gigi anak, mengapa perlu dijaga?
Mungkin kita sering berpikir kalau gigi anak gak perlu dijaga karena toh nantinya akan tanggal dan diganti dengan gigi yang baru...

hal tersebut tidak sepenuhnya benar, karena gigi susu sangat berperan penting dalam kehidupan anak. Ini fakta2nya...

pertama.... Gigi berperan penting dalam proses pencernaan, yaitu pengunyahan
kalo kita makan, makanan kita masuk mulut, lalu dikunyah, ditelan dstnya...
apa yg terjadi kalau kita sedang sariawan misalnya? makanan seenak apa pun pasti rasanya jd gak enak..
begitu juga dengan anak-anak, kalau ada gigi mereka yang sakit, makan pasti jadi tidak nyaman
akibatnya mereka jd malas makan....
atau makanan gak bisa dicerna dengan sempurna...
akibatnya pertumbuhan anak jd terganggu karena kurang nutrisi..... =(

yang kedua....
gigi anak itu berfungsi untuk menahan ruangan, dan menuntun tumbuhnya gigi tetap supaya mereka bisa tumbuh dengan rapih dan cantik dan tidak berantakan
Bila gigi tetap anak berantakan, merapihkannya diperlukan alat braces alias perawatan ortodontik yang biayanya cukup mahal

Jadi sekarang anda tahu kan kenapa gigi anak jg perlu perawatan?
Yok kita mulai dari sekarang... mulai dari yang mudah aja...

1. Periksa gigi anak anda sekarang...
apakah ada kecoklatan/ kehitaman? Apakah ada bengkak, nanah seperti bisul?

Bila tidak ada.... wah selamat berarti gigi anak anda dalam keadaan sehat....

Kalau ada dari salah 1 diatas....

2. Coba ajak anak anda ke dokter gigi terdekat untuk diperiksakan, sebelum jadi tambah parah...meskipun mungkin tidak ada keluhan sakit...
Pilih dokter gigi yang baik, sabar dan menyukai anak-anak....
Sebelum pergi ke dokter gigi, persiapkan anak, ceritakan sedikit bahwa giginya ada yang lubang dan menjadi rumah kuman yang jahat, sehingga lubang perlu ditambal supaya kuman gak bisa tinggal lagi di gigi anak .... (Buat dirinya berimajinasi)

Jangan menakut-nakuti anak atau membuatnya cemas seperti : "Harus nurut ya sm dokter, kalo engga nanti disuntik." Anak akan takut, dan mempunyai opini yang buruk tentang "suntik"

Yang penting nih... ibu juga gak boleh takut dan cemas....
Anak feelingnya sangat kuat dan sensitif, dia dapat merasakan kalau ibunya juga takut dan cemas.....
Dan yang penting lagiii...

3. Biasakan kebiasaan menyikat gigi minimal 2x sehari di rumah... ajak anak untuk sikat gigi bersama anda, berikan sikat gigi yang lucu dan menarik (sekarang sikat gigi anak lucu2 bangettt...) supaya mereka semangat...... =)

sekian dulu posting perdana ini.... Semoga bermanfaat dan dapat menambah informasi dan pengetahuan anda mengenai seputar gigi anak bye God bless u.....

drg. Melissa Antonia
Pediatric Dentist
-Puri Indah, Jakarta-