Kamis, 29 Oktober 2009

Orthodontic Early Treatment

When is the best time to begin orthodontics?
Though an orthodontist can enhance a smile at any age, there is an optimal time period to begin treatment. Beginning treatment at this time ensures the greatest result and the least amount of time and expense. The American Association of Orthodontists recommends that the initial orthodontic evaluation should occur at the first sign of orthodontic problems or no later than age 7. At this early age, orthodontic treatment may not be necessary, but vigilant examination can anticipate the most advantageous time to begin treatment.

What are the benefits of early orthodontic evaluation?
Early evaluation provides both timely detection of problems and greater opportunity for more effective treatment. Prudent intervention guides growth and development, preventing serious problems later. When orthodontic intervention is not necessary, an orthodontist can carefully monitor growth and development and begin treatment when it is ideal.

Why age 7 is considered the optimal time for screening?
By the age of 7, the first adult molars erupt, establishing bite at the back portions of the teeth. During this time, an orthodontist can evaluate front-to-back and side-to-side tooth relationships. For example, the presence of erupting front teeth can indicate possible overbite, open bite, crowding or gummy smiles. Timely screening increases the chances for an incredible smile.

What are the advantages of interceptive treatment?
Some of the most direct results of interceptive treatment are:
• Creating room for crowded, erupting teeth
• Creating facial symmetry through influencing jaw growth
• Reducing the risk of trauma to protruding front teeth
• Preserving space for unerupted teeth
• Reducing the need for tooth removal
• Reducing treatment time with braces

Are you a candidate for orthodontic treatment?
Orthodontics is not merely for improving the aesthetics of the smile; orthodontic treatment improves bad bites (malocclusions). Malocclusions occur as a result of tooth or jaw misalignment. Malocclusions affect the way you smile, chew, clean your teeth or feel about your smile.

Why should malocclusions be treated?
According to previous studies, untreated malocclusions can result in a variety of problems:
  • Crowded teeth are more difficult to properly brush and floss, which may contribute to tooth decay and/or gum disease.
  • Protruding teeth are more susceptible to accidental chipping.
  • Crossbites can result in unfavorable growth and uneven tooth wear.
  • Openbites can result in tongue-thrusting habits and speech impediments. Ultimately, orthodontics does more than make a pretty smile—it creates a healthier you.

Rabu, 02 September 2009

What is Kidz Dental Care ?

Kidz Dental Care adalah klinik gigi khusus anak dan remaja yang pertama di Jakarta Barat.
Berlokasi di tempat strategis di Puri Indah, kami melayani kesehatan gigi anak-anak dan remaja sejak tahun 2006.

Mengapa Klinik gigi untuk Anak dan Remaja?

1. Anak dan remaja merupakan individu yg masih berkembang. Apapun yang terjadi pada masa anak-anak dan remaja dapat mempengaruhi masa-masa hidup ke depan setiap individu.
Gigi dan mulut yang sehat mempengaruhi kesehatan anak secara umum baik saat ini maupun masa yang akan datang, juga mempengaruhi penampilan dan kepercayaan diri seseorang, termasuk pengalaman mengenai perawatan dental masa kecil.
Kami seringkali menjumpai orang dewasa muda yang sudah harus kehilangan banyak gigi-giginya karena minimnya perawatan sejak dini, atau karena takut ke dokter gigi sehingga keadaannya sudah parah.
Oleh sebab itu kesehatan dan perawatan gigi harus diperhatikan sejak dini...

2. Klinik gigi untuk anak dan remaja di Indonesia masih sangat sedikit, hal ini berbeda dengan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jerman, Belanda dsbnya dimana anak mendapat perawatan gigi khusus di klinik gigi anak. Kidz Dental Care ingin menjadi pionir dan mencontoh klinik2 gigi anak di negara maju.

Apakah perbedaan perawatan gigi anak dan remaja di Kidz Dental Care dibandingkan klinik lainnya?

1. Di Kidz Dental Care pelayanan kesehatan gigi dilakukan oleh dokter gigi spesialis gigi anak dan spesialis bidang lainnya seperti ortodonti, sehingga lebih mendalami mengenai tumbuh kembang anak, psikologi dan pendekatan kepada anak yang seringkali sulit.

2. Lingkungan klinik yg homey dan cozzy, membuat anak tidak stres saat berkunjung ke dokter gigi. Terdapat berbagai mainan edukatif di ruang tunggu sehingga anak dapat sambil bermain saat menunggu. Di dalam ruang perawatan terdapat TV dan DVD player dengan berbagai film-film kartun yang dapat dipilih oleh anak. Anak bisa sambil menonton film kartun kesukaannya saat dilakukan perawatan gigi, hal ini sangat efektif untuk mengurangi ketegangan anak saat dirawat giginya.

3. Alat-alat yang steril dan higienis, dengan bahan-bahan mutahir, namun dengan harga tetap terjangkau.

Our Clinic map :


Demikian penjelasan singkat mengenai Kidz Dental Care, semoga bermanfaat dan menambah wawasan anda dalam memilih klinik gigi untuk anak anda.

Rabu, 26 Agustus 2009

Dental Emergency for kids

Halo bloggers…
Pernah panik karena si kecil menangis karena sakit gigi?
Atau panik karena si kecil jatuh & mengenai giginya?

Beberapa kali kami ditelpon/ menjumpai orangtua yang panik karena terjadi sesuatu pada gigi si kecil.


Entah anak jatuh dan mengenai giginya, atau gigi anak sakit, atau bengkak. Nah untuk mengurangi kepanikan anda, kami ingin berbagi informasi tentang beberapa hal yg perlu diketahui saat terjadi hal-hal darurat menyangkut gigi anak.

Apa yg harus dilakukan jika anak jatuh & mengenai giginya?

Si kecil biasanya sangat aktif, dan gak bisa diam, meskipun sudah ekstra perhatian menjaganya, namun karena koordinasi & motorik anak belum sempurna kadang anak mengalami jatuh dan mengenai giginya. Yang harus dilakukan adalah :
1. Bersihkan daerah luka sekitar bibir, gusi dan gigi anak dari kotoran maupun darah dengan air.
2. Jika bengkak dapat dilakukan kompres dengan es untuk mengurangi rasa sakit. Bila anak mengeluh sakit dapat diberikan obat pengurang rasa sakit seperti paracetamol syrup.
3. Segera hubungi dokter gigi anak anda. Bila gigi terlepas dari gusi (disebut avulsi) terjadi pada gigi susu (pada anak usia di bawah 6 tahun), tidak perlu di kembalikan kembali ke dalam gusi seperti semula karena dapat menggangu pertumbuhan benih gigi tetap yang ada di bawahnya.


Apa yg harus dilakukan jika anak jatuh & menyebabkan gigi tetapnya copot/ terlepas?

Lakukan prosedur seperti no.1 & 2.

3. Tidak seperti avulsi pada gigi susu, terlepasnya gigi tetap sebisa mungkin harus dikembalikan ke dalam gusi, karena gigi sudah tidak digantikan lagi. Oleh sebab itu
segera temukan gigi yg terlepas, bersihkan dengan hati-hati dengan air dingin (Jangan membersihkannya dengan sikat gigi dan sabun, hanya gunakan air!).

4. Simpan gigi ke dalam air/ susu/ air ludah dingin, segera pergi ke dokter gigi anak anda. Dokter gigi akan mengembalikan kembali gigi tersebut ke dalam gusi anak anda, prosedur ini disebut replantasi. Semakin cepat anda bertindak, semakin besar kemungkinan anda untuk menyelamatkan gigi tersebut.

Apa yg harus dilakukan jika anak mengeluh sakit gigi?

1. Tanyakan kepada anak bagian mana yg terasa sakit, kanan/ kiri, depan/ belakang. Periksa daerah tersebut apakah ada gigi yg berlubang berwarna kehitaman? Atau bengkak? Ada makanan yang terselip?

2. Instruksikan anak untuk berkumur dengan air, untuk mengurangi nyeri dapat dilakukan dengan mengompres bagian yg sakit dengan es yg dibungkus kain.
3. Beri anak obat pengurang rasa sakit yang mengandung paracetamol sesuai dengan dosis.

4. Hubungi dokter gigi anak anda untuk perawatan lebih lanjut

Demikian yg dapat dilakukan orangtua saat menghadapai situasi darurat pada gigi anak, semoga anda tidak perlu menghadapi situasi tersebut diatas…

Sumber : www.aapd.org

Jumat, 17 Juli 2009

Kidz Dental Care in Proactive Kids, Tkk Harapan Bangsa

Hari ini, Jumat 17 Juli 2009...

Pagi-pagi sudah dikejutkan dengan peristiwa bom di Marriot dan Ritz Carlton... walopun kaget, dan sedih tapi tetap semangat karena hari ini Kidz Dental Care bekerja sama dengan Mulia Brothers mengadakan Lomba Gigi Sehat pada acara parents gathering Proactive Kids di Sekolah Harapan Bangsa (SHB), Bukit Modern. Semangat... karena akan bertemu dengan anak-anak di SHB yang manis-manis... =)

Proactive Kids adalah acara parents gathering di sekolah-sekolah yang diadakan oleh Mulia Brothers. Dalam 1 tahun (1 season) Proactive Kids ini diadakan di sekolah-sekolah di Jabodetabek, dan untuk season yang ke3 ini akan diadakan di 40 sekolah... !!!
Acara parents gathering ini rame dan seru banget loh... yang pasti ada seminar untuk orangtua, dan yang seru ada bazaar dan berbagai lomba untuk mengasah kreatifitas anak seperti lomba menulis, lomba membuat robot, membuat es krim dsbnya... termasuk Lomba Gigi Sehat!!

Kidz Dental Care akan menilai anak-anak yang memiliki gigi paling bersih, sehat, rapih, kooperatif anak untuk diperiksa giginya...
Wah ternyata gigi anak-anak bagus-bagus yah... sampai susah deh milih pemenangnya... padahal hanya ada 3 juara.... =( terpaksa deh ada yg gak menang, padahal giginya juga bagus...
Ini dia foto-foto pemenang Lomba Gigi Sehat... lihat deh senyumnya... waaahhh cantik-cantik & manis-manis yaaahh???

Para pemenang Lomba ini mendapat Sertifikat & Hadiah dari B&B Kids lohh... selamat...!!! tetap rajin menyikat gigi yah.... =D

Kamis, 21 Agustus 2008

going to the dentist with friends


Halo bloggers...apakabar?
Bagaimana dengan kabar si kecil? Sudahkah membawa mereka ke klinik gigi?

Bila belum, mungkin dapat mencoba membawa anak ke dokter gigi bersama-sama dengan teman-teman sebayanya

Nah, tgl 21,22 Agustus 2008 kemarin, murid-murid dari sebuah Preschool franchise dari Amerika Serikat yang berlokasi di Puri Kencana, pergi mengunjungi Kidz Dental Care untuk mengenal klinik gigi & melakukan pemeriksaan gigi
.
Wah
serunyaaa... anak-anak yg lucu-lucu terlihat sangat antusias mengunjungi klinik gigi... apalagi
sebelum masuk ke ruang periksa gigi, mereka bisa bermain dulu di ruang tunggu . Asiiikk bisa main dulu....
Masuk
ke ruang periksa gigi, anak diajak mengenal benda apa saja yg akan mereka jumpai di dalam klinik gigi.


Ada
dental chair atau magic chair yaitu kursi gigi yg bisa naik & turun

Ada
dental lamp atau sun untuk melihat gigi-gigi mereka yg kecil

Anak-anak terlihat sangat senang.... ada yg begitu masuk langsung mau duduk di atas dental chair, tp ada juga yg nangis & berpegangan dengan guru... Yah namanya juga anak-anak.... yg pasti mereka semua lucu-lucu dan pintar-pintar!


Setelah
mengenal apa-apa saja yg akan mereka jumpai di dalam klinik gigi, mereka belajar
menggosok gigi....
Ketika ditanya "Who brush the teeth everyday?"

Anak-anak kompak tunjuk jari "me... me...." wah pintarnyaa....


"How many times you brush your teeh in a day?"

Jawab anak-anak beragam, ada yg "one time...!", "two times...!"
bahkan ada juga yg "many times...!" hahaha.... ada-ada saja pola tingkah anak... yg pasti mengundang tawa dan gemas...

Anak-anak juga belajar cara menyikat gigi pada the big teeth...
"Brush the teeth up and down, up and down.... and then open your mouth and brush the inside from back to front, back to front"
anak-anak sambil asyik menyikatkan gigi pada the big teeth

Selesai belajar menyikat gigi, anak-anak satu persatu bergantian duduk di kursi gigi untuk diperiksa. Semangat sekali anak-anak berebut ingin duduk di kursi gigi, semua dapat giliran kok...!


wah hebat yaa... biarpun masih kecil sudah berani loh duduk di kursi gigi dan diperiksa giginya....

"this is mouth mirror, this is a small mirror to help dentist to see your little teeth... now i will check your teeh with this mirror, please open wide your mouth like a tiger... aaaa....."

Nah demikian sekilas cerita kunjungan anak-anak ke klinik gigi. Bagaimana dengan buah hati bloggers? Sudahkah membawa mereka ke dokter gigi? Mungkin dengan pergi bersama teman-teman sebaya/ kakak/ adik/ saudara yang sebaya bisa membuat kegiatan pergi ke dokter gigi jadi kegiatan yang menyenangkan bagi si kecil.... selamat mencoba....






Rabu, 11 Juni 2008

dentist goes to school....

Halo bloggers... bagaimana dengan kabar anda dan si kecil?
Semoga si kecil selalu sehat, & tumbuh kembang dengan sempurna

Lalu bagaimana dengan kebiasaan menyikat giginya di rumah?
Dan bagaimana pula dengan sikapnya saat berkunjung ke dokter gigi?


Nah, dalam rangka mengakrabkan anak-anak dengan dunia kedokteran gigi, Kidz Dental Care bekerja sama dengan beberapa sekolah di sekitar Puri Indah, Jakarta

Kegiatan Dental Health Program (DHP) mencakup : edukasi untuk orangtua mengenai kesehatan gigi anak, edukasi untuk anak-anak tentang kesehatan gigi, dan pemeriksaan gigi anak.

Edukasi untuk orangtua diberikan melalui surat dan leaflet mengenai info merawat gigi dan mulut anak, tips dan trik untuk merawat gigi anak, sekaligus surat pemberitahuan dan ijin orangtua untuk dilakukan pemeriksaan gigi pada buah hati mereka.

Setelah orangtua mengetahui kegiatan apa yang akan dilakukan anak, tim dokter gigi dari Kidz Dental Care datang ke sekolah untuk memberikan edukasi dan juga pemeriksaan gigi. wah serunyaaa.... lihat nih antusias anak-anak waktu diajarkan cara menyikat gigi.... brush brush brush.... anak gak sabar pengen nyoba sikat gigi

Anak-anak belajar menyadari keberadaan gigi mereka, dan pentingnya gigi mereka yaitu supaya cantik/ ganteng ketika tertawa, untuk makan, dan untuk bicara melalui gambar-gambar yang lucu...

Setelah mendengarkan informasi tengtang gigi, kemudian dokter gigi memeriksa gigi-gigi mereka...
Macam-macam reaksi anak, kebanyakan sih sangat antusias dan berani, tapi ada juga yang takut dan menangis... terutama anak-anak yang masih sangat muda usia 2 tahun, mungkin karena merasa asing dengan sosok dokter gigi, sosok yang jarang mereka temui sebelumnya, namanya juga anak-anak....

Dan bila anak tidak mau atau menangis, dokter tidak memaksa mereka, kebanyakan gigi-gigi mereka bagus2... hanya beberapa yang memiliki lubang... wah pintar2 yah anak-anak ini, pasti rajin deh sikat giginya...

Hasil pemeriksaan anak-anak ini kemudian diberikan kepada orangtua berupa
dental report mengenai keadaan gigi si buah hati... apa ada yang lubang dan anjuran perawatan yang harus dilakukan... sehingga bila ada lubang yg masih kecil bisa segera dirawat sebelum sakit...

Ayo bloggers, coba cek gigi anak anda sendiri di rumah... dan jangan lupa mengajak anak menyikat gigi bersama dan pergi ke dokter gigi...



Minggu, 11 Mei 2008

Tambalan warna warni

Sore itu Kezia yang masih duduk di TKK diantar ibu
dan kakaknya pergi ke klinik gigi khusus anak untuk
menambal giginya. Kezia memakai kaus bergambar barbie dengan dominasi pink, dipadu dengan celana panjang yang juga warna pink.
Ini merupakan kunjungan keduanya ke dokter gigi, setelah minggu sebelumnya giginya yang berlubang cukup besar harus dilakukan perawatan saraf, hari ini gigi Kezia direncanakan untuk ditambal permanen.
Melihat baju Kezia dengan dominasi pink, tante dokter langsung menawarkan
"Kezia gignya mau gak tante tambal pakai warna pink? warna pink, warna kesukaan kezia kan?" Kezia langsung mengangguk dengan semangat...

Diatas adalah penggalan cerita anak yang ditambal giginya dengan tambalan warna warni, yang rupanya cukup memotivasi anak sehingga mau giginya ditambal.

Gigi anda pernah ditambal dengan menggunakan sinar biru? Orang sering menyebutnya dengan tambalan laser...
Ya, tambalan ini hampir sama dengan tambalan sinar yg sering digunakan olehi dokter gigi untuk menambal gigi orang dewasa, yaitu resin komposit. Bedanya bahan ini merupakan gabungan dari resin komposit dan glass ionomer cement yang memiliki kelebihan mengeluarkan fluor, sehingga disebut sebagai
"compomer" . Sehingga sangat cocok untuk menambal gigi anak, karena selain warnanya yg bagus juga dapat mencegah gigi berlubang...

Compomer ini pula yang digunakan untuk menambal gigi si kecil yang hitam (lihat posting sebelumnya "gigi putih dalam sekejap") hanya saja berbeda warnanya, lebih funky dan menarik buat anak sehingga membuat si kecil semangat untuk menambal giginya.

Untuk warnanya tersedia dalam 7 warna yang centil & menarik, yang ditambah dengan gliter-gliter nan cantik....

Prosedur penambalan gigi dengan bahan ini sama saja dengan penambalan lainnya:

Pertama-tama gigi dibersihkan dari jaringan yang tidak sehat
Kemudian diaplikasikan bahan khusus agar bahan tambal dapat menempel dengan gigi, lalu disinar.
Aplikasikan bahan tambal pada gigi lalu disinar...
Jadi deh tambalan warna-warni nan cantik...!!
Wah gigi si kecil berwarna-warni seperti permen...!

Segera tanyakan dan konsultasikan dengan dokter gigi keluarga anda atau kepada kami untuk informasi lebih lanjut. Lalu ajak si kecil ke dokter gigi "Adik, kita ke dokter gigi yuk... kita tambal gigi adik dengan warna biru kesukaan adik... pasti keren deh..."
Mungkin hal ini dapat memotivasi si kecil untuk mau ke dokter gigi dan menambal giginya.